Ada banyak jenis plastik mulsa, dan pembedaannya dilakukan atas berbagai faktor, misalnya warna serta intensitas sinar matahari yang dapat diteruskan, yaitu:
- Mulsa plastik putih
- Mulsa plastik merah
- Mulsa plastik biru
- Mulsa plastik hitam
- Mulsa plastik perak
- Mulsa plastik perak perak, kedua sisi warna perak
- Mulsa plastik hitam perak (disingkat MPHP), yaitu satu sisi warna hitam dan satu sisi warna perak.
Warna mulsa akan mempengaruhi besar kecilnya jangkauan tembusan radiasi matahari yang diterima dan diteruskan ke permukaan dan lapisan tanah, serta cahaya yang dipantulkan oleh mulsa juga akan mempengaruhi kondisi sekitar tanaman.
Plastik Mulsa Hitam Perak Paling Populer
Jenis mulsa yang paling banyak digunakan adalah mulsa plastik hitam perak, karena memiliki dua fungsi. Jenis ini diperkenalkan oleh teknologi dari Jepang dan Taiwan.
- Warna perak akan memantulkan sinar matahari sehingga air tanah lebih sedikit menguap dan hama enggan datang karena silau (sama seperti pemanfaatan aluminium foil pada sistem hidroponik), serta dapat menghindarkan tanaman dari serangan hama bawah daun misalnya aphid, tungau, thrips, ulat, serta jamur atau cendawan.
- Warna hitam akan menghalangi tumbuhnya gulma dan menjaga tanah tetap lembab. Untuk pemasangan mulsa jenis ini, biasanya sisi warna perak digunakan untuk atas dan sisi warna hitam digunakan untuk bawah.
